Di MN&P, tim inti kami terdiri dari para profesional berpengalaman dengan keahlian yang beragam serta komitmen bersama terhadap keunggulan, integritas, dan pelayanan kepada klien.
Novryan memiliki lebih dari satu dekade pengalaman di ranah domestik maupun internasional. Ia meraih gelar Sarjana Hukum (S.H.) dengan predikat cum laude dari Universitas Padjadjaran (UNPAD) Bandung pada tahun 2012. Novryan memperoleh Penghargaan Dekan FH UNPAD sebagai Wisudawan dengan IPK tertinggi, serta Penghargaan BEM sebagai Wisudawan Berpretasi. Selama masa studinya, ia secara konsisten meraih prestasi dalam bidang akademik (sebagai Juara 2 Mahasiswa Berprestasi FH UNPAD), ikut berpartisipasi dan menjuarai berbagai kompetisi peradilan semu internasional dan English public speaking di tingkat nasional, termasuk menjuarai European Union Intervarsity National Debate Competition di tahun 2011.
Novryan kemudian memperoleh gelar Magister Hukum (LL.M) dalam bidang Hukum Internasional Publik dari London School of Economics and Political Science (LSE), Inggris—(Universitas peringkat pertama di Inggris menurut Times and Sunday Times Good University Guide 2026) serta lulus dengan Award of Merit dari LSE salah satu fakultas hukum terkemuka di dunia (QS World University Rankings by Subject, 2025: peringkat 6 global dalam bidang Hukum dan Studi Hukum).
Secara profesional, Novryan telah banyak bekerja dalam bidang hukum dan kebijakan bersama dengan kedutaan asing dan organisasi internasional. Kariernya mencakup pengalaman bekerja di kantor hukum hak asasi manusia terkemuka yang berlokasi di Jakarta, Kedutaan Inggris di Jakarta, Komite Internasional Palang Merah (ICRC) di tingkat nasional dan regional Asia-Pasifik, Kantor Koordinator Residen PBB (UNRCO) di Indonesia, serta Kantor PBB untuk Penanggulangan Terorisme (UNOCT), di mana ia menjabat sebagai staf pertama dan satu-satunya dari lembaga tersebut di Indonesia.
Selama bekerja di kantor hukum di Jakarta, Novryan berkontribusi dalam penyusunan berbagai dokumen hukum untuk tujuan litigasi maupun non-litigasi, termasuk opini hukum dan memorandum bagi klien dan pengadilan dalam menangani perkara, serta bagi lembaga pemerintah seperti Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Di Kedutaan Besar Inggris, ia menyusun berbagai dokumen dan laporan mengenai proses hukum di Indonesia (misalnya proses pidana, hukuman mati, ekstradisi, dan hak asasi manusia) untuk Kedutaan di Jakarta maupun kantor pemerintah Inggris lainnya di London seperti Foreign, Commonwealth and Development Office, Crown Prosecution Services, London Metropolitan Police, dan National Crime Agency—baik untuk keperluan kebijakan strategis maupun kasus konsuler. Bersama ICRC dan UNOCT, Novryan kerap memberikan analisis terkait isu kemanusiaan, kontra-terorisme, serta pencegahan dan penanggulangan ekstremisme yang berbasis kekerasan. Kantor Koordinator Residen PBB (UNRCO) di Indonesia juga sering berkonsultasi terkait isu-isu strategis yang memengaruhi keseluruhan operasi PBB di Indonesia, misalnya terkait hukum internasional, hukum pidana, dan hukum pengungsi. Novryan telah lulus Ujian Profesi Advokat yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI).